Warga Serahkan Owa Siamang Peliharaan ke BKSDA SumSel

Tim Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan berhasil mengevakuasi seekor owa siamang (Symphalangus syndactylus) pada hari Selasa, 11 Juni 2024. 

Owa tersebut diserahkan oleh seorang warga Lahat bernama Heru kepada pihak BKSDA.

Menurut keterangan yang diterima, owa siamang ini diperkirakan berusia sekitar 5 tahun. Saat dievakuasi, satwa ini terpantau dalam kondisi yang baik dan sehat. Proses evakuasi berjalan lancar dan owa siamang tersebut segera dibawa ke Pusat Rehabilitasi Satwa Punti Kayu di Palembang.

(Foto : BKSDA SumSel)

Di Pusat Rehabilitasi Satwa Punti Kayu, owa siamang ini akan menjalani proses rehabilitasi dan pemantauan perkembangan hingga dinyatakan siap untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya. Proses ini melibatkan beberapa tahap, termasuk pemeriksaan kesehatan, adaptasi lingkungan, dan pengamatan perilaku untuk memastikan satwa tersebut mampu bertahan hidup di alam liar.

BKSDA Sumatera Selatan mengimbau kepada masyarakat untuk terus mendukung upaya konservasi dengan tidak memelihara atau memperdagangkan satwa liar yang dilindungi. 

Owa siamang ini termasuk ke dalam jenis satwa dilindungi sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 tahun 2018. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, memiliki, menyimpan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa tersebut.

Leave a comment

LAPOR

Jika kamu menemukan plagiasi pada karya ini, silakan laporkan dengan mengisi form berikut.

Untuk memperkuat verifikasi dugaan plagiasi, silakan menambahkan sumber berupa tautan atau tangkapan layar. Pelaporan tanpa sumber bukti yang kredibel tidak akan kami proses.

Maksimal 1 Mb