Terdapat 5 subspesies owa serudung atau owa lengan-putih antara lain H. l. lar (Semenanjung Malaya), H.l. carpenteri (bagian utara Thailand, bagian timur Myanmar, dan sebelah barat Laos), H. l. entelloides (bagian tengah dan selatang Thailand dan bagian tenggara Myanmar), H. l. yunnanensis di bagian barat daya Yunan, Tiongkok serta H. l. vestitus di daerah Aceh dan Sumatera Utara (terutama TN Gunung Leuser).

  • Nama
    • Nama ilmiah: Hylobates lar (Linnaeus,1771)
    • Nama lokal: Ungko (Sumatera), owa lengan putih
    • Nama Inggris: Lar gibbon, sumatran lar
  • Sebaran: Nangroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara (Taman Nasional Gunung Leuser)
  • Habitat: Owa serudung hidup di hutan tropis mulai dari dataran rendah hingga pegunungan sampai ketinggi 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Meski demikian, jenis owa ini sering ditemukan pada ketinggian 250-500 mpdl.
  • Status konservasi: owa serudung telah dilindungi UU No.5 Tahun 1990
  • Ciri unik: Rambut putih mengelilingi wajah, terutama alis dan bagian moncong. Selain itu juga menutupi lengan dan kaki belakang. 
  • Ancaman: Penyusutan habitat akibat konversi lahan yang mencapai 55% menyebabkan ancama pada owa serudung. Perburuan untuk dijadikan hewan peliharaan juga kerap menjadi ancama bagi uwa serudung.
  • Kajian penelitian
  • Masa hidup: owa serudung bisa hidup hingga 25 tahun di alam
  • Vokalisasi