Pelihara Owa Selama 4 Tahun, Warga Serahkan Ke BKSDA Kalsel

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan menerima seekor owa yang diserahkan oleh warga setelah dipelihara selama 4 tahun.

Warga asal Kelurahan Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan menyerahkan satwa berupa 1 ekor owa kalimantan (Hylobates albibarbis) dan 1 ekor landak (Hystrix brachyura).

Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan, Mahrus Aryadi mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai seorang warga di Kelurahan Antasari yang memelihara satwa dilindungi tersebut.

“Tim yang terdiri dari Balai KSDA Kalimantan Selatan bersama KPH Balangan berkolaborasi melakukan evakuasi satwa tersebut,” ujarnya dilansir dari ksdae.menlhk.go.id

Petugas melakukan pendekatan dan sosialisasi terhadap pemilik satwa bahwa tindakannya melanggar Peraturan Perundang-undangan dengan memelihara satwa liar dilindungi yang tercantum dalam Peraturan Menteri LHK No. 106/MenLHK/2018 tentang Tumbuhan dan Satwa Dilindungi. Sehingga, pemilik satwa bersedia menyerahkan peliharaannya tersebut kepada petugas secara sukarela.

Baca juga : Satu Individu Owa Ungko Diserahkan ke BKSDA Jakarta

Setelah dilakukan penandatanganan berita acara serah terima, dua satwa dilindungi itu langsung dibawa ke Kandang Transit di Kantor Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Kalsel di Kota Banjarbaru. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan observasi lebih lanjut sebelum dilakukan pelepasliaran.

Mahrus memberikan apresiasi terhadap para pihak yang terlibat dalam kegiatan evakuasi ini serta masyarakat yang bersedia menyerahkan satwa liar dilindungi kepada petugas.

“Itu semua merupakan peran aktif dalam menjaga kelestarian satwa liar dilindungi khususnya di Kalimantan Selatan,” tutupnya.

Leave a comment

LAPOR

Jika kamu menemukan plagiasi pada karya ini, silakan laporkan dengan mengisi form berikut.

Untuk memperkuat verifikasi dugaan plagiasi, silakan menambahkan sumber berupa tautan atau tangkapan layar. Pelaporan tanpa sumber bukti yang kredibel tidak akan kami proses.

Maksimal 1 Mb