Pamer Pasangan, Alasan Owa Berduet di Hutan

#KawanOwa tahu kan kalau owa suka bernyanyi di hutan? Ternyata beberapa spesies owa bernyanyi bersama pasangannya secara teratur (duet), loh! Namun ada juga owa yang meskipun sudah memiliki pasangan, namun tetap bernyanyi sendiri-sendiri, mandiri banget ya. Tapi kenapa begitu ya? Untuk apa sebenarnya owa duet segala?

Kita bahas satu satu, yuk!

Sebenarnya nyanyian duet owa tuh apa sih?

Duet pada owa merupakan kegiatan bernyanyi bersama secara sinkron. Umumnya owa melakukan duet ini dengan pasangannya, juga terkadang bersama anak mereka.

Untuk apa sih owa berduet?

Biar gak keliatan jomblo ya? Hehe mungkin terdengar aneh, tapi benar loh! Berdasarkan penelitian Dooley et al. (2013), salah satu fungsi duet owa adalah untuk menunjukkan bahwa dirinya tidak jomblo, atau pamer sudah berpasangan, terutama kepada saingan potensialnya!

Selain itu, fungsi owa berduet diantaranya sebagai upaya memikat pasangan, mempertahankan pasangan, dan mempertahankan wilayah

Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Habitat Owa Jawa Serta Ancamannya!

Owa menunjukkan kekuatan ikatan pasangan kepada kelompok tetangganya, karena pasangan owa dengan ikatan yang lebih kuat akan menghasilkan duet yang lebih terkoordinasi.

Nyanyian mereka mungkin juga memiliki beberapa fungsi sosial yang berbeda antara owa jantan dan betina, serta antara nyanyian duet dan solo. Fungsi bernyanyi ini juga dapat bervariasi antar spesies.

Apa saja ya, variasi nyanyian owa antar spesies tersebut?

Pada jenis Hylobates, ada beberapa variasi dalam panjang lagu, durasi bernyanyi, dan waktu munculnya nyanyian antara populasi dan spesies (misalnya owa H. agilis berduet kira-kira dua kali sehari, sedangkan H. pileatus berduet kira-kira sekali setiap 2,3 hari).

Baca juga : Serba-Serbi Owa Jawa, Primata Endemik Pulau Jawa

Lalu jenis owa apa saja ya, yang berduet?

Faktanya sebagian besar spesies Hylobates berduet dengan pasangan mereka. Pada spesies owa yang berduet ini, owa jantan dapat berduet dengan pasangannya maupun sendirian, spesies owa tersebut diantaranya ialah:

  • H. lar (owa serudung) dari Pulau Sumatera
  • H. agilis (owa ungko) dari Pulau Sumatera dan Kalimantan
  • H. albibarbis (owa jenggot putih) dari Pulau Kalimantan
  • H. pileatus (owa pilaeted) dari negara Thailand
  • H. muelleri (owa kalawat) dari Pulau Kalimantan

Namun, ada dua spesies Hylobates lain yang tidak melakukan duet, yaitu H. moloch (owa jawa) dan H. klossii (owa bilau). Owa jantan spesies tersebut tidak melakukan duet sama sekali dan hanya menyanyikan lagu secara solo atau sendiri. Wah, mandiri sekali ya!

Leave a comment

LAPOR

Jika kamu menemukan plagiasi pada karya ini, silakan laporkan dengan mengisi form berikut.

Untuk memperkuat verifikasi dugaan plagiasi, silakan menambahkan sumber berupa tautan atau tangkapan layar. Pelaporan tanpa sumber bukti yang kredibel tidak akan kami proses.

Maksimal 1 Mb