Jual Owa Siamang, Warga Kotabumi Ditangkap Polisi

Jual owa siamang di media sosial Facebook, seorang warga Kotabumi, Lampung Utara, Lampung ditangkap polisi Selasa (2/6/2020).

Penjualan satwa dilindungi terungkap berkat koordinasi antara Petugas Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung dan salah satu organisasi masyarakat.

Untuk memastikan kebenaran tersebut, pihaknya menyamar sebagai pembeli dan membuat janji untuk melakukan transaksi satwa dilindungi yang dimaksud.

Setelah berjanji di depan Museum di Bandar Lampung, ternyata benar AFR membawa serta 4 ekor owa siamang dan 3 ekor burung hantu.

AFR langsung diamankan beserta barang bukti tersebut. Transaksi jual beli satwa dilindungi itu akhirnya berhasil digagalkan.

Sebelumnya, Polda Lampung bekerja sama dengan BKSDA setempat berhasil menggagalkan perdagangan ilegal ribuan ekor burung.

“Ini kami lakukan untuk menjaga kelestarian satwa di Indonesia”, ungkap seorang petugas di Ditreskrimsus Polda Lampung.

Dikhawatirkan mengalami stres, anak owa siamang dan burung hantu itu langsung dibawa ke BKSDA untuk segera dititiprawatkan.

Sementara itu, AFR masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Subdit IV Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung.

Sumber: pelitanusantara.co.id

Peringatan:

Jual owa siamang dan satwa liar dilindungi lain adalah perbuatan melanggar hukum di Indonesia. Perbuatan memelihara, memperdagangkan satwa dilindungi baik hidup maupun mati, serta melakukan perburuan adalah hal ilegal dan berakibat mendapatkan hukuman penjara maksimal 5 tahuna dan

Leave a Reply