Angkut Owa Siamang, Warga Aceh Utara Diciduk Polisi

Warga Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara diamankan Polres Bireuen Jumat (19/6) saat berada di Gandapura, Kabupaten Bireuen.

Mereka diamankan karena diduga melanggar Pasal 40 ayat 2 UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

“Mereka diamankan ke Mapolres Bireuen karena diduga telah menangkap satwa yang dilindungi yaitu seekor owa siamang”, ujar Kapolres Bireue, AKBP Taufik Hidayat melalui Kasat Reskrim Iptu Dimmas Adhit Putranto.

Keempat warga Aceh Utara yaitu berinisial Syah bin Is (16), MH Yn (17), Ref bin Hl dan Fau bin My (19) yang berstatus eks pelajar.

Saat itu, Tim Opsnal Satreskrim melakukan patroli di kawasan Gandapura, Kabupaten Bireuen. Tim kemudian berpapasan dengan mobil pick-up Isuzu Panther.

Tim dari Polres Bireuen lantas memberhentikan mobil, lalu memeriksa barang-barang bawaan yang berada di bak belakangnya.

Saat diperiksa, mobil itu mengangkut lima geriken minyak. Selain itu, ditemukan keranjang yang terbuat dari rotan yang ditutup dengan papan.

warga ditangkap siamang
Seekor owa siamang yang diamankan via Acehportal.com/Ist

Setelah tim membuka tutupnya, ditemukan seekor satwa dilindungi berupa owa siamang (Symphalangus syndactylus).

Mengetahui bahwa owa siamang merupakan salah satu satwa dilindungi, Tim Patroli kemudian mengamankan primata dilindungi itu beserta empat orang di dalamnya.

Tim Patroli menduga, owa siamang ini akan dijual sehingga otomatis keempat orang ini diduga sebagai penjual satwa liar yang dilindungi. Dari keterangan keempatnya, owa siamang ini diperoleh dari orang lain.

Saat ini, tim penyidik tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti yang telah diamankan antara lain seekor owa siamang, satu unit mobil pick-up Isuzu Panther berwarna hitam dengan nomor BL8131ZR, dan keranjang ikan.

Sumber: acehportal.com

Leave a Reply