Langkah besar hasil dari kesadaran warga yang meningkat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta menerima penyerahan dua owa dilindungi yakni owa jawa (Hylobates moloch) berjenis kelamin betina dan satu owa ungko (Hylobates agilis) berjenis kelamin jantan dari seorang warga Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Baca juga: Masih Ingat Owa Gollum yang Malnutrisi? Begini Kondisinya Sekarang
Setelah Diserahkan, Kedua Owa Harus Menjalani Rehabilitasi
Syukurnya, kedua owa diterima dalam kondisi hidup. Ternyata, kedua owa yang diserahkan sudah menginjak usia dewasa dengan bobot sekitar 6-8 kilogram. Pemeriksaan kesehatan dan pengamatan perilaku harus dilakukan selanjutnya mengingat kedua owa ini dipelihara dan diberi pakan pisang, bubur, dan roti layaknya manusia.
Purwanto, S. H., Polisi Kehutanan Balai KSDA Yogyakarta memastikan satwa mendapatkan penanganan yang sesuai dengan prinsip kesejahteraan satwa dan konservasi.
“Satwa yang diserahkan akan menjalani pemeriksaan kesehatan, observasi perilaku, dan asesmen untuk menentukan penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan rehabilitasi,” ucap Purwanto.
Mencintai Tak Harus Sampai Memiliki
Satwa liar seperti owa alaminya berada di habitatnya yaa #KawanOwa, bukan di kekang di dalam rumah. Interaksi manusia dengan satwa liar terbukti berisiko menularkan penyakit baru. Penelitian oleh Rush pada tahun 2021, memberikan fakta bahwa ketika satwa liar dipindahkan dari habitat aslinya ke lingkungan manusia, peluang bibit penyakit berpindah ke manusia bisa meningkat dengan drastis.
Penyakit yang bisa ditularkan oleh manusia ke owa maupun sebaliknya (zoonosis) contohnya seperti TBC, herpes, dan hepatitis B. Soo #KawanOwa, kalau disimpulin, tingkat tertinggi dalam mencintai owa itu adalah dengan membiarkan mereka bebas di hutan alaminya.
Ditulis oleh: Khoirun Nisa Julianti
Referensi:
Notosoediro. P. N., & Ario. A. (2024). Mengawal perjalanan Owa Jawa kembali ke rimba. Dalam T. Atmoko (Ed.), Membingkai satwa primata Indonesia dalam tiga pilar: Biologi, konservasi, biomedis (57–42). Penerbit BRIN. DOI:10.55981/brin.732.c567, E-ISBN: 978-623-8372-87-4.
Rush, E., Dale, E., & Aguirre, A. (2021). Illegal Wildlife Trade and Emerging Infectious Diseases: Pervasive Impacts to Species, Ecosystems and Human Health. Animals : an Open Access Journal from MDPI, 11. https://doi.org/10.3390/ani11061821